Minggu, 19 Mei 2024

Glagah Tulak, Kolaborasi Rawat Tradisi

waktu baca 2 menit
Senin, 29 Jan 2024 08:32 0 Red

REMBANG, rbg.my.id – Festival Glagah Tulak diadakan di Taman Kampung Sudhoku, Desa Sudo, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, merupakan pertemuan antara sepuluh desa yang melibatkan lebih dari 150 seniman dari wilayah tersebut.

Festival ini, yang berlangsung pada Minggu (28/1) dari pukul 09.00 pagi hingga tengah malam, adalah bagian dari platform jejaring antara 10 komunitas kampung dan Kolektif Hysteria Semarang. Glagah Tulak merupakan kelanjutan dari Sedekah Bumi Project pada Pekan Kebudayaan Nasional 2023.

Kesepuluh komunitas kampung yang terlibat dalam acara ini antara lain SKRM Squad, Budaya Taruna Karya, FKPM, Megulung Adiluhung, Laskar Kampung Sudhoku, Pemuda Juang Tanjung, Kelompok Seni Rakyat Ketangi, Banyusuwuk Sumber, Angker, dan Kaneman Kampung Joglo Ndoklondo.

Selain pertunjukan seni, Glagah Tulak juga menyelenggarakan forum diskusi yang bertujuan untuk merawat tradisi kampung dan memperkuat jejaring komunitas di desa-desa tersebut.

Menurut Akid AHA, salah satu peserta diskusi, pertemuan antara sepuluh desa ini penting bagi Rembang karena akan membantu melestarikan tradisi yang ada dan mencegah punahnya budaya lokal.

Glagah Tulak menampilkan berbagai pertunjukan seni seperti Rebana Megulungan, Campursari Cah Mboleyong, Tari Orek-Orek, Tong-Tong Lek Pondokrejo, Musik Akustik, Sanggar Tari Selayur, Tari Gandariya, dan Barongan Krida Mandhira.

Acara ini diakhiri dengan penampilan Herlambang Bayu Aji yang membawakan pertunjukan Wayang Rajakaya, sebuah lakon yang mengisahkan tentang tingkah laku binatang sebagai metafora dari kehidupan di Indonesia.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *